Menumbuhkan Minat Baca Anak Usia Sekolah

Oleh : | 18 April 2012 | Dibaca : 10511 Pengunjung


Menumbuhkan Minat Baca Anak Usia Sekolah

Anda mungkin merasa jenuh dan bosan ketika mendengar dan membaca terkait tips cara meningkatkan minat baca anak sejak dini dari berbagai sumber tulisan. Namun bukan berarti hal tersebut dijadikan alasan untuk berhenti mengenalkan budaya baca kepada anak sejak dini. Mungkin saja kebosanan anda dikarenakan teori atau tulisan yang anda baca ketika dipraktekan tidak sesuai hasil.

Sebenarnya kita memang tidak boleh hanya merujuk dari sebuah tulisan atau teori tertentu yang belum tentu sesuai dengan psikologi anak anda. Hal ini karena antara satu anak dan yang lain tentunya berbeda. Bahkan jika bisa justru kepekaan dan kedekatan orang tua yang lebih bisa memahami psikologi anaknya sendiri bisa dijadikan cara untuk mengenalkan budaya baca sejak dini. Contoh sederhananya bisa melalui mengenalkan buku bacaan yang berisi tentang sesuatu yang disukai anak. Misalnya anak anda suka sekali dengan permainan sepak bola, maka sebagai orang tua bisa membelikan buku atau majalah yang berisi tentang sepak bola.

Untuk memperbanyak tips yang lain terkait Menumbuhkan Minat Baca Anak Usia Sekolah, berikut merupakan sebuah tips yang dikutip dari kompas:

KOMPAS.com – Menurut Sani B. Hermawan, Psi, Direktur Lembaga Daya Insani, saat peluncuran buku Juven: Sahabat Sejati di The Cone, FX, Jakarta, beberapa waktu lalu, semakin banyak diajak berbagi cerita lewat buku dan membaca, makin banyak manfaat yang digali oleh anak-anak. Beberapa manfaat yang bisa digali oleh anak saat berbagi bercerita adalah:

  • Meningkatkan “mental alertness“, daya tangkap, kreativitas, dan logika berpikir.
  • Meningkatkan wawasan pengetahuan.
  • Menanamkan nilai positif, seperti empati, solidaritas, toleransi, dan tolong menolong.
  • Membentuk karakter positif.
  • Membangun hubungan emosional hangat dengan orangtua (koneksi dengan anak).

Minat baca anak, menurut Sani sudah bisa dikembangkan sejak ia masih di dalam kandungan, bahkan saat masih bayi. Caranya, tentu masih tergantung dengan si ibu yang membacakan untuknya. “Menumbuhkan minat baca untuk anak usia prasekolah berbeda dengan usia anak sekolah. Untuk anak usia sekolah, lebih baik diberikan cerita yang tokohnya nyata,” jelas Sani. Lebih lanjut, berikut ini saran Sani untuk meningkatkan minat baca anak usia sekolah:

  • Ajak anak ke toko buku, biarkan ia memilih sendiri buku yang ia inginkan. Tentunya dengan batasan yang Anda dan dia sepakati bersama.
  • Ciptakan “perpustakaan” keluarga. Tak perlu terlalu mewah atau megah. Cukup dibuat nyaman dan memungkinkan keluarga untuk mencari buku yang disukai tanpa kesulitan, supaya bisa dibaca kembali.
  • Hilangkan penghambat, seperti games, televisi, komputer, atau perangkat yang bisa mengalihkan keinginan anak untuk membaca.
  • Ajarkan si anak untuk menyisihkan uang jajannya agar bisa digunakan untuk membeli buku.
  • Berikan ide kepada anak untuk membentuk kelompok teman yang bisa saling menukar buku bacaan.
  • Saat tahu si anak akan pergi ke tempat jauh atau yang berisiko membuatnya menghabiskan waktu menunggu lama, seperti saat berkunjung ke dokter, bawakan ia buku bacaan.
  • Ciptakan kebiasaan untuk mendiskusikan tentang topik yang dibaca bersama-sama.


ARTIKEL LAINNYA

LIHAT ARSIP ARTIKEL LAINNYA

 

BAGIAN ORGANISASI SETDA. KABUPATEN BANGLI, KEPALA SUB. BAG PERPUSTAKAAN

I Dewa Gde Yudi Liastawan, SE