Arsip Statis Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia : Anak Agung Gede Bagus Ardana

Oleh : perpustakaan | 14 Mei 2019 | Dibaca : 319 Pengunjung


Arsip Statis Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia : Anak Agung Gede Bagus Ardana

Veteran Pejuang Kemerdekaan RI : Anak Agung Gde Bagus Ardana

 

Lahir di Puri Kilian/Puri Agung Bangli pada tahun 1931, buah dari perkawinan Anak Agung Gde Agung Anom Putra dengan Anak Agung Biyang Made Rai dan Anak Agung Gde Anom Mudita adalah kakak tertua beliau yang merupakan pejuang kemerdekaan di Bangli.

Ringkasan Perjuangan Anak Agung Gde Bagus Ardana

Kedatangan tentara NICA ke Bangli untuk menggeledah dan menangkap orang-orang yang dicurigai sebagai pemberontak/pejuang. Latihan pemuda di Puraja dibubarkan dan wantilan di Penida dibakar, orang-orang Jepang yang menjadi pelatih di Puraja dipindahkan ke Penaga, saat itulah Anak Agung Gde Bagus Ardana pergi ke Penaga untuk bertemu dengan orang Jepang yang masih setia membantu pemuda pejuang. Pada saat keluarga Puri Kilian mengungsi di Desa Pukuh, Anak Agung Gde Bagus Ardana bersama tiga rekannya diam-diam bergabung dengan Pasukan Ngurah Rai. Pada tanggal 16 Juni 1946 pasukan Ngurah Rai dalam perjalanan (long march) ke Gunung Agung, mereka singgah dan bermalam di Desa Landih. Atas perintah Pak Mudita, Anak Agung Gde Bagus Ardana bersama Nang Lami menyiapkan dan mengkoordinir keperluan logistik untuk Pasukan Ngurah Rai.


ARTIKEL LAINNYA

LIHAT ARSIP ARTIKEL LAINNYA

 

BAGIAN ORGANISASI SETDA. KABUPATEN BANGLI, KEPALA SUB. BAG PERPUSTAKAAN

I Dewa Gde Yudi Liastawan, SE