Arsip Statis Seniman Arja : I Nyoman Serod

Oleh : perpustakaan | 28 Oktober 2019 | Dibaca : 302 Pengunjung


Arsip Statis Seniman Arja : I Nyoman Serod

Kesenian ibarat darah daging yang sulit dipisahkan dalam kehidupan I Nyoman Serod. Laki-laki gagah yang lahir 66 tahun yang silam di Banjar Penatahan, Susut, Bangli ini sejak kecil sudah menggeluti aktivitas kesenian Bali. Dari sekian banyak jenis seni tari yang dikuasainya, suami dari Ni Wayan Simpen ini lebih memfokuskan diri pada seni tari Arja yang menggabungkan kepiawaian menari dengan kemampuan berakting di panggung. Hasilnya, I Nyoman Serod sangat terkenal sebagai pemeran Kartala. Karakter tokoh Kartala rupanya sangat sesuai dengan sikap kesehariannya yang lugu, tetapi sekali waktu bisa ceriwis dan bertutur tentang philosofi kehidupan yang mendalam.

Antara tahun 1967 sampai 1990, I Nyoman Serod mengalami masa jaya. Pada Pekan Seni Arja se-Bali tahun 1986, I Nyoman Serod berhasil keluar sebagai Pemeran Kartala Terbaik. Hampir seluruh pelosok Bali ia pernah melakukan pentas Seni Arja. Tahun 2001 ia pentas di Lombok dan tahun 2002 di Lumajang, Jawa Timur. Di samping itu, ia terus diundang untuk membina sekaa Arja di berbagai desa di Bali. I Nyoman Serod telah menerima Penghargaan Seni Wija Kusuma Maha Bakti dari Bupati Bangli. ( Bidang Pembinaan, Pengelolaan dan Pelestarian Kearsipan )


ARTIKEL LAINNYA

LIHAT ARSIP ARTIKEL LAINNYA

 

BAGIAN ORGANISASI SETDA. KABUPATEN BANGLI, KEPALA SUB. BAG PERPUSTAKAAN

I Dewa Gde Yudi Liastawan, SE